Magister Akuntansi Unpam sukses menggelar Seminar Nasional and Call for Paper

Tangerang Selatan, Program Studi Magister Akuntansi Universitas Pamulang, sukses menyelenggarakan Seminar National and Call For Paper. Seminar ini mengusung tema “CARBON TRADE CONCEPT AND IMPLEMENTASION”. Seminar Nasional ini digelar Via Daring atau zoom meeting. Seminar ini dibuka oleh Rektor Universitas Pamulang Dr. E. Nurzaman, AM., M.M., M.Si. Dalam sambutannya Dr. E. Nurzaman mengharapkan agar Seminar ini dijadikan sebagai menjelis Ilmu, untuk memperdalam pemahaman dan memperluas pengetahuan terkait dengan Carbon Trade. Sementara itu Direktur Program Pascasarjana Unpam, Dr. Ir. H. Sarwani, M.T., M.M dalam sambutannya mengatakan bahwa “Tema terkait dengan Carbon Trade menjadi Current issue dan penting untuk pelajari dan dipahami oleh mahasiswa, terutama Mahasiswa Magister Akuntansi yang akan Menyusun Tugas Akhir Tesis”. Sedangkan Dr. Iin Rosini, M.Si selaku Kaprodi Magister Akuntansi mengharapkan agar para peserta seminar, terutama mahasiswa Magister Akuntansi Unpam dapat mengikuti seminar ini dengan tekun agar benar-benar memahami Konsep dan implementasi Carbon trade yang dipaparkan oleh para nara sumber. Bertindak sebagai Ketua Pelaksana seminar ini adalah Dr. Hj. Holiawati, S.E., M.Si., CSRA. Holiawati mengucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Pamulang Dr. H. E. Nurzaman, AM.,M.M.,M.Si., Direktur Pascasarjana Universitas Pamulang Dr. Ir. H. Sarwani, M.M.,M.T. dan seluruh panitia pelaksana yang bekerja keras dalam menyukseskan kegiatan seminar ini.

Seminar Nasional ini mendatangkan Nara sumber yang berkompeten dibidang Trade Carbon, baik yang berasal dari akademisi maupun praktisi. Acara ini dipandu oleh Dr. H. Endang Ruhiyat, S.E., M.M., CMA., CSRA. Dr. Endang, kesehariannya menjabat sebagai Dekan FEB Universitas Pamulang, sekaligus Dosen Magister Akuntansi Unpam. Hadir sebagai Nara Sumber diantaranya Prof. Dr. Dian Agustia, S.E., M.Si, AK, CMA, CA, Muhammad Luthfan Awwal Fadhillah, S.PT., M.SC(Em Es Si)., M.IL, Firman Tatariyanto, S.ST., MA (Em, E)., PH.D.

Prof. Dr. Dian Agustia yang kesehariannya menjabat sebagai Dekan FEB Universitas Airlangga dan juga menjabat sebagai Ketua IAI KAPD menjelaskan bahwa “Pemerintah Indonesia telah membuat komitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 16% dibandingkan dengan BAU (Business as Usual) pada tahun 2020 tanpa bantuan internasional, atau sebesar 41% dengan dukungan internasional”. Sementara itu pembicara kedua Muhammad Luthfan Awwal Fadhillah, yang menjabat sebagai Project Director, PT. Jejak Ekologi Nusantara mengatakan “Di Indonesia, ETS secara resmi mulai dilaksanakan pada 22 Feb 2023 bagi seluruh PLTU Batubara. Sistem transaksi diatur oleh Bursa Efek Indonesia (IDX) dalam aplikasi Apple Gatrix Application untuk update real-time emission reports, allowance, harga, and Trade”.

Nara sumber ketiga, Firman Tatariyanto, S.ST., MA (Em, E)., PH.D, dimana kesehariannya menjabat sebagai Head of Section of Extensification Development in Directorate Business Process Transformation Direktorat Jenderal Pajak dan juga Dosen Magister Akuntansi Universitas Pamulang menjelaskan terkait Carbon Pricing. Firman mengatakan bahwa Carbon Pricing didefinisikan sebagai Pemberian harga (valuasi) atas emisi GRK / karbon.  Carbon Pricing juga diartikan sebagai Nilai Ekonomi Karbon/NEK. Lebih lanjut Firman menjelaskan bahwa NEK penting karena dapat mendorong internalisasi biaya eksternalitas, Mendorong investasi hijau, Mengatasi celah pembiayaan perubahan iklim, Peluang penerimaan negara dan Mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Peserta seminar sangat antusias mengikuti seminar ini, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan kepada ketiga Nara sumber hingga akhir acara.